MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Samarinda masih belum aman dari bencana kebakaran. Buktinya, nyaris setiap hari ada saja kebakaran yang melanda pemukiman penduduk.

Seperti peristiwa kebakaran yang terjadi pada Jumat kemarin. Dalam waktu sehari, bahkan terjadi dua kali kebakaran, yakni kebakaran di Jalan Raudah 3, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Samarinda Ulu dan kebakaran di Jalan Karya Bakti Gang Madu Jaya, Kelurahan Lempake.

Akibat peristiwa kebakaran di dua lokasi tersebut, sedikitnya dua unit bangunan terbakar. Dugaan sementara disebabkan karena terjadinya korsleting listrik.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda Guntur meminta kepada masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik di rumahnya masing-masing untuk menghindari potensi dan bahaya kebakaran.

Menurut dia, mayoritas penyebab kebakaran yang dikaitkan dengan korsleting listrik bisa saja terjadi.

“Senada apa yang disampaikan Dinas Pemadam Kebakaran dan pihak kepolisian, saya rasa betul juga. Kami mengimbau kepada masyarakat, agar bagaimana menjaga instalasi listrik di rumah masing-masing, ” ujarnya.

Dikatakannya, dari banyak yang terlihat di pemukiman penduduk, tidak jarang masih ada yang menyambung kabel listrik dari satu rumah ke rumah lainnya. Dimana itu dapat berdampak pada potensi kebakaran.

“Harusnya masyarakat juga memperhatikan kabel-kabel listrik di rumahnya, jangan sampai ada kabel telanjang, karena tanpa kita sadari bisa saja itu menimbulkan percikan api dan menyebabkan terjadinya korsleting listrik hingga kebakaran, ” pesannya. (Adv/Koko)

Don`t copy text!