MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Samarinda Samri Shaputra mengatakan, serapan anggaran APBD tahun anggaran 2022 sudah di atas 90 persen.

“Serapan kita sudah mencapai 90 persen lebih. Jadi, kalau kita sudah di atas 90 persen, artinya serapan anggaran sudah bagus, ” ujarnya.

Terkait dengan proyek pembangunan di tahun 2022 yang belum selesai, Samri Shaputra menyebut, hingga kini pihaknya belum menerima laporan dari OPD terkait.

“Terkendala ada tidaknya proyek yang mangkrak atau tidak, tergantung dari laporan. Kalau sampai saat ini kita belum mendapatkan laporan yang mangkrak. Tapi setiap hearing itu kita tetap pertanyaankan, ” katanya.

Anggota DPRD Samarinda yang juga duduk sebagai Wakil Ketua Komisi III ini mengatakan, belum lama ini Komisi III telah membahas bersama OPD terkait mengenai realisasi serapan anggaran untuk seluruh pembangunan yang dilaksanakan di Samarinda di tahun 2022 lalu. Termasuk membahas mengenai realisasi serapan anggaran murni tahun 2023.

“Baru-baru ini Komisi III bahas progres realisasi anggaran, termasuk 2023, penyampaian serapan anggarannya sudah bagus, sekarang tinggal progresnya apakah sudah mencapai 90 persen juga, ” ujarnya.

Samri Shaputra menyebut, tidak ada kegiatan pembangunan yang progresnya tidak berjalan. Namun diakuinya, yang terjadi adalah terbatasnya jumlah anggaran yang digunakan.

“Sejak jauh hari tidak ada kegiatan yang dianggap progresnya itu tidak berjalan, tidak ada juga yang tertunda, yang ada adalah kekurangan dana, itu yang paling banyak. Contohnya kita mau bangun jalan sepanjang 5 kilo, tapi baru bisa dikerjakan 2 kilo, ” tutupnya. (Adv/Koko)

Don`t copy text!