MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Dalam rangka mengurangi kemacetan, wacana pengadaan bus sebagai alat transportasi massal di Samarinda oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mendapat dukungan dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra.

Diakui, Kota Samarinda terus berkembang jadi lebih baik dan menjadi daya magnet pendatang untuk datang. Kondisi ini, kata dia, juga berdampak pada meningkatnya jumlah kendaraan. Akibatnya, kemacetan menjadi masalah. Terutama di ruas jalan-jalan utama Kota Samarinda.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemkot Samarinda berencana mengadakan transportasi massal yaitu Bus Rapid Transit (BRT) seperti Trans Jakarta dan kota-kota lain di indonesia yang sudah terlebih dahulu mengembangkan inovasi tersebut.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra menyambut baik gagasan tersebut. Namun dia meminta ketika itu terealisasi, harus memperhatikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang. Sehingga masyarakat mempertimbangkan untuk menggunakan fasilitas dari pemerintah tersebut.

“Karena dengan pelayanan yang aman dan nyaman, bisa dipastikan masyarakat pasti lebih tertarik menggunakan kendaraan bus tersebut,” katanya.

Dia menilai, masyarakat akan melirik dan tertarik untuk menggunakan transportasi massal jika sudah memiliki aspek tersebut sehingga mendorong masyarakat untuk berbaur dan bersosialisasi dengan masyarakat lainnya. Jika, kendaraan yang membuat penumpang tidak nyaman akan berdampak pada kurang berminatnya warga menggunakan transportasi umum tersebut.

Dikatakannya, transportasi massal tersebut dapat dipergunakan untuk anak sekolah dan para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda.

“Minimal bisa mengangkut anak-anak sekolah dan pegawai, apalagi kita tahu sendiri banyak anak sekolah dan pegawai yang punya kendaraan. Naik mobil isinya dia sendiri dan tidak ada penumpang, mudah-mudahan dapat segera direalisasikan, ” tandasnya. (Koko/M. Jay/Adv/DPRD Samarinda)

Don`t copy text!