MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Subandi meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk melakukan evaluasi kualitas pendidikan di Kota Samarinda, sebagai upaya menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, bermutu dan siap menghadapi dunia persaingan.

Program merdeka belajar yang diberlakukan oleh pemerintah, terang dia, menjadi salah satu upaya kemerdekaan dalam berpikir dan berekspresi yang dasarnya memiliki tujuan untuk memerdekakan guru dan siswa. Kurikulum ini menjadi opsi tambahan dalam rangka pemulihan pembelajaran selama 2022-2024, dikembangkan dengan lebih fleksibel dengan fokus pada materi esensial, serta pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik.

“Dengan mengevaluasi mutu pendidikan kita, maka kita berharap kualitas pendidikan nasional terus mengalami peningkatan,” katanya.

Dikatakannya, peningkatan mutu pendidikan bisa dimulai dari penyediaan sarana, prasarana yang berkualitas, serta fasilitas pendukung lainnya.

“Kami dari DPRD Samarinda benar-benar meminta Pemkot untuk memberikan perhatian serius terhadap sekolah agar dapat dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi guru dan peserta didik,” harapnya.

Subandi menyebut, Pemkot Samarinda dapat meningkatkan alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur pendidikan. Mengingat masih ada beberapa sekolah di Samarinda yang masih membutuhkan perhatian.

“Untuk dunia pendidikan, kami mendukung dan mendorong Pemkot untuk lebih meningkatkan alokasinya. Karena ini penting untuk kemajuan dunia pendidikan kita ke depan,” pungkasnya. (Adv/Koko/M Jay)

Don`t copy text!