MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Pilu dan kesedihan mendalam dirasakan orangtua dan keluarga Yogi Arya Ramadan, setelah mengetahui remaja berusia 11 tahun tersebut ditemukan tak bernyawa di Sungai Karang Mumus oleh tim gabungan SAR, sekitar pukul 15.52 Wita, Sabtu (11/6/2022).

Sebelum musibah yang merenggut nyawa remaja yang tinggal di Jalan Belibis Gang 5 tersebut, beberapa remaja, termasuk Yogi sedang asik berenang di Sungai Karang Mumus, sekitar pukul 13.00 Wita.

Entah apa yang terjadi, tiba-tiba seorang rekan Yogi berteriak meminta bantuan dan menginformasikan bahwa Yogi hanyut terseret arus sungai.

Teriakan itu mengundang perhatian teman-teman korban dan warga yang ada di sekitar lokasi kejadian. Namun belum sempat ditolong, tubuh Yogi yang kala itu timbul tenggelam di sungai, akhirnya benar-benar tenggelam.

Warga sekitar langsung berupaya melakukan pencarian, namun tak membuahkan hasil.

Kejadian itu juga langsung dilaporkan kepada Unit Basarnas Kaltim. Hasilnya, sekitar lebih dari dua jam, korban Yogi berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Pukul 15.52 Wita, tim SAR gabungan menemukan korban tenggelam di Sungai Karang Mumus, An. Yogi. Teknik pencarian korban dengan melakukan penyelaman di sekitar lokasi terakhir korban terlihat tenggelam,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Melkianus Kotta.

Oleh tim gabungan SAR, jasad korban langsung dievakuasi dengan menggunakan mobil ambulans ke RSUD AW Sjahranie Samarinda, sebelum nantinya diserahkan kepada pihak keluarga.

“Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian ditutup dan seluruh unsur SAR gabungan dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” pungkasnya.

Penulis : Koko
Editor : M Jay

Don`t copy text!