MEDIABORNEO.NET, BALIKPAPAN – Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kaltim melaksanakan pelatihan SAR Satuan penanganan di bangunan runtuh dengan melibatkan puluhan personel SAR, di Kantor SAR Balikpapan.

Kegiatan latihan ini dilaksanakan sejak Kamis kemarin hingga Jumat hari ini.

Latihan dilaksanakan guna meningkatkan profesionalisme personel SAR dalam menghadapi berbagai ancaman terjadinya bencana alam, seperti gempa bumi dan sebagainya.

Dengan dilaksanakannya pelatihan penanganan di bangunan runtuh tersebut diharapkan nantinya dapat diterapkan dalam pelaksanaan operasi SAR yang sesungguhnya.

Kasi OPS Basarnas Kaltim, Basri mengatakan, latihan penanganan di bangunan runtuh bukan kali pertama dilaksanakan Basarnas Kaltim. Namun sudah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya sejak 2022 silam.

“Latihan ini sudah dua tahun kita laksanakan secara berturut-turut mulai 2022 sampai 2023,” katanya, Jumat (4/8/2023).

Basri menyebut, latihan ini sangat penting dilaksanakan guna meningkatkan profesionalisme potensi SAR yang terlibat saat menghadapi bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Tujuan latihan ini tentunya untuk mendukung profesionalisme potensi SAR yang ada saat terjadi bencana, khususnya yang terjadi di Kaltim ataupun provinsi yang terdampak bencana, seperti gempa bumi, ” terangnya.

Dia menambahkan, untuk latihan hari ini, seluruh personel yang terlibat melaksanakan teknis penanganan evakuasi korban di reruntuhan.

“Ini untuk memantapkan teman-teman rescue pada saat melakukan evakuasi di reruntuhan, ” tandasnya.

Penulis : Koko
Editor : M Jay

Don`t copy text!