MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi II DPRD Samarinda Fahruddin mendorong Pemkot Samarinda untuk merealisasikan target pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp triliun hingga tahun 2024 nanti.

Menurutnya, sebenarnya di Samarinda banyak sektor yang bisa dikelola dengan baik dan benar agar benar-benar dapat menghasilkan pundi-pundi kas daerah. Diantaranya dari sektor parkir, pajak kendaraan dan sebagainya.

“Target untuk pencapaian PAD seperti yang diharapkan pak Wali Kota menuju 2024 mencapai Rp 1 triliun. Kita harapkan, selain dari BPHTB, pajak kendaraan, pajak penerangan jalan dan dari parkir juga dapat digerakkan, ” katanya.

Khususnya di sektor perparkiran, menurut Fahruddin, penataan parkir yang lebih rapi dan dikelola dengan baik, maka akan menghasilkan PAD yang besar.

Dikatakan, Samarinda sebagai Ibukota Provinsi Kaltim menjadi kota besar, dimana banyak penduduk. Selain itu, melihat dari jumlah kendaraan bermotor yang terus meningkat setiap tahunnya, harusnya menjadi penilaian bahwa sektor parkir akan mampu menghasilkan.

“Target parkir ini sebenarnya lebih bagus dan PAD bisa lebih besar, tetapi tetap tata kota lebih rapi, ” katanya.

Dengan penataan parkir kendaraan yang baik, lanjut dia, maka akan dapat berdampak pada pengurangan kemacetan lalulintas.

“Dengan ini kita bisa mengurangi kemacetan juga, ” katanya.

Dia juga mendukung jika penerapan parkir non tunai mendapat kekhususan bagi warga yang menggunakannya.

“Kita juga dukung parkir nontunai dan harusnya layanan bagi warga yang pakai parkir nontunai dipermudah dan tanpa antrian, ” pungkasnya. (Adv/Koko)

Don`t copy text!