MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Anggota DPRD Kota Samarinda Guntur mengakui, banyak dari aspirasi yang diusulkan warga belum seluruhnya dapat direalisasikan.

Kata dia, hal itu terjadi karena keterbatasan alokasi anggaran dalam APBD Kota Samarinda. Sehingga aspirasi warga yang mayoritas terkait dengan pembangunan infrastruktur dilakukan di wilayah dan sifatnya yang menjadi prioritas.

“Perkiraan anggarannya akan kita sesuaikan dengan APBD. Karena dari APBD kita itu, berapa dan usulan tiap kecamatan berapa, jadi teman-teman di Komisi III bisa melihat mana yang prioritas, maka akan diutamakan, ” terangnya.

Untuk itu, lanjut Guntur, pentingnya pelaksanaan kegiatan Musrenbang dan Reses yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD, sebagai wadah untuk menjaring aspirasi warga di Dapil masing-masing, yang untuk selanjutnya diperjuangkan untuk direalisasikan.

“Apapun yang menjadi aspirasi dalam Musrenbang atau kegiatan Kedewanan lain menjadi prioritas kami. Biasanya memang kebanyakan aspirasi terkait infrastruktur, ” katanya.

Diantara aspirasi warga, pembangunan infrastruktur menjadi usulan terbanyak. Seperti pembangunan drainase, penanggulangan banjir, longsor dan sebagainya.

“Banyak soal penanganan banjir. Jadi bagaimana caranya mengantisipasi banjir. Seperti di Samarinda Seberang saja, kalau tidak salah ada 4 titik lokasi banjir dan itu memang sudah disampaikan warga. Kami sebagai Dapil Samarinda Seberang akan berupaya untuk menggenjot itu agar terealisasi, ” imbuhnya. (Adv/Koko)

Don`t copy text!