MEDIABORNEO.NET, BALIKPAPAN – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis menghadiri sekaligus menjadi narasumber kegiatan seminar Penanganan Stunting dan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) yang digelar Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim.

Kegiatan ini mengambil tema “Pengembangan SDM Program Keluarga Harapan (PKH)”, digelar di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, selama 3 hari. Yakni sejak tanggal 14 sampai 16 November 2023.

Ananda Moeis memberikan dorongan dan motivasi kepada pendamping atau SDM PKH, serta mengajak pendamping PKH untuk menyampaikan segala keluhan dan kebutuhan mereka.

“Sangat penting mendengar masukan dari mereka, apa pun yang mereka butuhkan. Sesi diskusi telah menghasilkan banyak ide dan masukan berharga,” katanya.

Ananda menyebut, pendamping PKH adalah garda terdepan yang terlibat langsung dengan masyarakat. Pendamping PKH turun langsung ke lapangan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada penerima PKH.

Ananda Moeis mengingatkan, pentingnya meningkatkan kualitas SDM pendamping PKH. Baginya, pendamping PKH adalah kunci sukses mengimplementasikan PKH. Tentunya, mereka akan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Oleh karena itu, ia mendukung pelaksanaan pelatihan dan pendidikan terstruktur untuk para pendamping.

“Saya mengapresiasi tinggi terhadap kegiatan positif yang diinisiasi oleh Dinas Sosial hari ini. Semoga bisa berlanjut,” katanya.

Dikatakan Ananda Moeis, pihaknya akan terus memastikan semua pendamping PKH di Kaltim memiliki keterampilan yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Sekali lagi kita berharap pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dapat melanjutkan kegiatan positif semacam ini secara rutin. Pengembangan SDM perlu dilakukan secara terus-menerus,” tutupnya. (Hk/M. Jay/Adv/DPRD Kaltim)

Don`t copy text!