MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim, Ismail meminta ketegasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim terkait penyelesaian persoalan Perumahan Korpri di Bontang yang hingga kini masih terganjal masalah lahan.

“Kami, Komisi II meminta komitmen Gubernur untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada. Seperti Perumahan Korpri ini, karena ini sudah berlarut-larut, tapi sampai di menuju akhir masa jabatan Gubernur belum juga terselesaikan,” ujarnya.

Dikatakannya, persoalan yang dihadapi para penghuni perumahan tersebut sudah terjadi sejak 2004 silam. Namun hingga kini belum ada titik terang. Padahal di sana, kata Ismail, sudah banyak warga yang menghuni perumahan tersebut.

Menurut dia, perumahan tersebut tidak hanya dihuni oleh PNS dan pensiunan saja, tetapi juga para veteran pejuang daerah.

“Ini aset Kaltim yang dihuni oleh para pahlawan daerah kita, ASN dan pensiunan. Tapi sampai hari ini belum bisa diselesaikan dengan baik dan berkali-kali selama tiga periode saya di DPR,” keluhnya.

Padahal, lanjut Ismail, pihaknya menilai tidak ada pihak-pihak yang menghalangi penyelesaian persoalan tersebut. Bahkan DPRD Kaltim pun turut mendukung, agar para penghuni Perumahan Korpri di sana segera mendapatkan haknya untuk surat kepemilikan yang sah.

“Sesungguhnya tidak ada pihak yang menghalangi, hanya tinggal dibuka celah di surat hukum,” katanya.

Dirinya berharap, Pemprov Kaltim segera mengambil upaya untuk penyelesaian persoalan lahan Perumahan Korpri di Bontang, sehingga masyarakat mendapat kepastian hukum.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi kenang- kenangan yang baik bagi masyakarat yang ada di Kaltim ini di akhir masa Gubernur semua masalah terselesaikan,” pungkasnya. (Adv/HK/M. Jay)

Don`t copy text!