MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Samarinda Agus Tri Susanto menilai kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) sangat penting dilaksanakan oleh anggota DPRD, guna mengedukasi dan memberikan pemahaman mengenai Perda-Perda yang telah disahkan untuk dilaksanakan.

“Sebenarnya tujuan dari sosialisasi Perda itu untuk memberikan efek agar masyarakat dapat lebih melek hukum. Ini penting, masyarakat dan stakeholder juga dilibatkan dalam pembuatan penyusunan draf Perda itu sendiri. Sehingga ketika itu sudah berbentuk Perda dan telah disahkan, maka otomatis harus diinformasikan bahwa ini loh Perdanya sudah ada,” katanya pada awak media baru-baru ini.

Di lapangan sendiri, nyatanya belum semua masyarakat mengetahui Perda apa saja yang telah disahkan oleh DPRD. Sehingga dirinya mendorong agar upaya sosialisasi semakin gencar dilakukan.

“Selama ini dan beberapa Perda yang sudah diketok, kenapa Perda ini dibuat, tapi tidak semua masyarakat ini tahu. Kasian mereka tidak tahu apa-apa, makanya perlu sosialisasi,” katanya.

“Jadi, Sosper ini sangat diperlukan, jangan sampai masyarakat tidak tahu,” sambungnya.

Agus menyebut, diantara Perda yang kurang sosialisasi ke masyarakat adalah Perda terkait Retribusi Sampah.

“Banyak kejadian di lapangan, ketika Perda diketok tanpa sosialisasi. Contohnya Perda Retribusi Kebersihan. Jangan salah, banyak masyarakat yang kaget adanya retribusi itu, mereka juga tidak tahu adanya Perda itu, kan kasian,” ujarnya.

Untuk itu, Agus mengharapkan dan mendorong agar Perda yang telah dibuat dan disahkan dapat segera diimplementasikan. Namun tentunya harus masif juga disosialisasikan kepada masyarakat. (Adv/Koko/M Jay)

Don`t copy text!