MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Hati-hati jangan asal berenang di sungai, jika tidak bisa berenang, karena akan membahayakan nyawa.

Seperti yang dialami seorang pelajar SD yang ada di Samarinda Ulu, bernama Raka Azril , warga Jalan R.E Martadinata, Kelurahan Teluk Lerong tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di Sungai Mahakam, sekitar wilayah Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ilir sekitar pukul 13.10 Wita, Rabu (30/11/2022).

Peristiwa naas yang menimpa bocah berusia 9 tahun tersebut sangat tidak diduga oleh rekan-rekannya yang saat itu juga asik mandi dan berenang di sungai.

Informasi yang diterima dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, sebelum kejadian tersebut sebenarnya 2 orang pemuda bernama Raffi dan Alfito memperingatkan agar Raka dan teman-temannya tidak berenang di sungai, apalagi jika mereka tidak bisa berenang, karena arus sungai yang sangat deras.

Peringatan itu rupanya tidak dihiraukan Raka dan teman-temannya, bocah-bocah itu justru masih asik bermain dan melompat ke sungai.

Setelah melompat ke sungai, tubuh bocah-bocah itu juga sempat terbawa hanyut derasnya arus. Beberapa di antara mereka berupaya untuk menyelamatkan diri dengan menjangkau kayu maupun bebatuan yang ada di tepi sungai. Malang, arus sangat kencang membuat tubuh mereka hanyut ke tengah sungai.

Beberapa bocah berhasil selamat, sementara Raka yang hanyut di tengah sungai timbul tenggelam di permukaan air dan melambaikan tanggan meminta pertolongan.

Kala itu, seorang warga yang melihat kejadian itu berupaya melakukan penyelamatan terhadap korban dengan mencoba berenang mendekati tubuh korban. Namun derasnya arus sungai membuat warga tersebut juga kelelahan dan memutuskan kembali ke tepi sungai. Sedangkan Raka, akhirnya benar-benar tenggelam.

“Tim kami saat ini sudah ada di lokasi kejadian, bersama dengan unsur SAR lainnya untuk melakukan pencarian, ” kata Kepala Kantor Percarian dan Pertolongan Balikpapan Melkianus Kotta.

Penulis : Koko
Editor : M Jay

Don`t copy text!