MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda Deni Hakim Anwar meminta orangtua untuk lebih selektif membelikan jajanan bagi anak-anaknya.

Dia menyoroti jajanan ciki ngebul yang masih digandrungi anak-anak.

Deni mengatakan, Kementerian Kesehatan sendiri telah mengeluarkan instruksi larangan mengkonsumsi jajanan ciki ngebul, karena dapat menimbulkan terganggunya kesehatan.

“Sesuai instruksi Menteri Kesehatan bahwa sementara waktu makanan itu (ciki ngebul, red) dihentikan sampai penelitian selesai. Karena diduga bisa mengakibatkan gangguan kesehatan, bahkan sangat berbahaya bagi kesehatan jantung, karena bahan yang digunakan adalah nitrogen cair, ” katanya.

“Hampir di semua kegiatan yang berkaitan dengan event, masih banyak pedagang yang jual ciki ngebul, ” timbal Deni.

Sementara itu, di Kota Samarinda sendiri, masih banyak ditemukan pedagang yang menjual jajanan ciki ngebul.

“Mudah-mudahan dengan adanya instruksi ini bisa dilaksanakan di Samarinda. Semoga dalam waktu dekat ada surat edaran yang dikeluarkan berdasarkan hasil penelitian. Karena lebih baik mencegah daripada mengobati, ” ujarnya.

“Kita memberi imbauan kepada pelaku usaha untuk bisa berhati-hati menjual dagangannya. Kita juga harus memperhatikan kesehatan anak-anak, karena mereka adalah generasi masa depan bangsa yang harus sehat dan kuat, ” pungkasnya. (Adv/Koko)

Share
Don`t copy text!