MEDIABORNEO.NET, YOGYAKARTA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Kaltim terus mematangkan inovasinya pada program Buncu Baca Etam agar segera terealisasi.

Untuk itu, DPK Kaltim menggandeng sebuah perusahaan berbasis sistem perpustakaan digital, Kubuku.

Untuk diketahui, Buncu Baca Etam adalah inovasi terbaru yang digagas DPK Kaltim untuk meningkatkan layanan dengan membuat sudut baca yang ditempatkan di 43 titik pusat publik di kabupaten/kota se-Kaltim.

Sejak awal 2023, DPK Kaltim melakukan penjajakan dengan berbagai pihak yang mendukung realisasinya Buncu Baca Etam untuk segera diluncurkan kepada masyarakat. Tujuannya, agar masyarakat dapat membaca buku secara digital dimana pun berada dengan mudah.

Mewakili Kepala DPK Kaltim, Kepala Bidang Layanan, Otomasi, dan Kerjasama DPK Kaltim, E.Mustika Wati bersama pustakawan dan petugas otomasi DPK Kaltim melakukan diskusi terbuka dengan Kubuku untuk pematangan konsep dan teknis Buncu Baca.

“Kita senang sekali bisa terus melakukan follow up terkait progres Buncu Baca yang akan beroperasi di 10 kabupaten/kota Kaltim. Terutama daerah Mahulu, yang akses medannya tidak mudah dan memerlukan waktu. Kita harap semua masyarakat dimana pun dapat mengakses buku dengan mudah melalui satu genggaman,” ujarnya.

Dia menjelaskan, melalui aplikasi Buncu Baca, maka pembaca dapat mengakses banyak koleksi buku hingga terhubung dengan laman resmi DPK Kaltim guna mendapatkan informasi seputar DPK Kaltim dan informasi layanan perpustakaan dan kearsipan yang terus diperbaharui.

Mustika Wati menyebut, terdapat 4 ribu judul buku dengan genre variatif yang dapat diakses oleh pembaca hanya dengan melakukan pindai atau scan melalui kode QR.

“Jarak 200 meter pun masih bisa diakses oleh pembaca untuk Buncu Baca ini. 2023 kita target Buncu Baca akan segera rilis, kita akan persiapkan secara matang,” imbuhnya. (Adv DPK Kaltim/M Jay)

Don`t copy text!