Jasad Ayah, Anak Tenggelam Kapal TB Rahmat Nur 09 Ditemukan, Adiknya Masih Dicari

MEDIABORNEO.NET, KUKAR – Tim gabungan SAR melakukan evakuasi terhadap dua korban tenggelam kapal TB Rahmat Nur 09 yang berhasil ditemukan, Senin (28/11/2022).

Korban pertama yang ditemukan bernama Hafis (2), yang merupakan anak dari nahkoda kapal TB Rahmat Nur 09 yang ikut tenggelam bersama ayah dan adiknya pada Jumat lalu di perairan Sungai Mahakam di wilayah Dusun Kedang Kepala, Desa Bukit Jering, Kecamatan Muara Kaman, Kukar.

Jasad balita malang tersebut terbawa arus sungai dan ditemukan sekitar 11,5 kilometer dari lokasi kapal ayahnya tenggelam. Selanjutnya, tim gabungan SAR melakukan evakuasi terhadap jasad Hafis dan membawanya ke rumah duka di Harapan Baru RT 27, Loa Janan Ilir, Samarinda dengan menggunakan mobil ambulans.

Berselang 2 jam kemudian, tim gabungan SAR kembali berhasil menemukan jasad sang ayah, Muhlis (23) yang berjarak sekitar 0,5 kilometer dari lokasi kejadian.

Sementara itu, tim gabungan SAR lainnya masih terus melakukan pencarian terhadap satu orang korban tenggelam lainnya, yakni Bayer, bayi berusia 5 bulan yang merupaka anak dari Muhlis, nahkoda kapal.

“Penemuan korban pertama An. Hafis pada pukul 05.30 Wita. Jarak penemuan 11,5 kilometer dari TKP dan dievakuasi ke rumah duka menggunakan unit ambulans dari Desa Muara Kaman Ulu. Untuk selanjutnya pencarian masih dilakukan untuk mencari dua korban tenggelam lainnya, ” ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan melalui Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda Riqi Effendi.

“Kemudian penemuan korban kedua adalah An. Muhlis pada pukul 07.35 Wita dengan jarak 0,5 kilometer dan langsung dievakuasi ke rumah duka juga, ” sambung Riqi.

Diberitakan sebelumnya, Jumat lalu, kapal TB Rahmat Nur 09 yang dinahkodai Muhlis sedang menarik kapal tongkang bermuatan kayu sengon dari Jetty PT SDC Desa Senyiur, Muara Ancalong, Kutim menuju Jetty PT RKR di Desa Jembayan, Loa Kulu, Kukar.

Saat melintas di Sungai Mahakam, wilayah Dusun Kedang Kepala, arus sungai deras menyebabkan nahkoda kapal TB Rahmat Nur 09 tak mampu mengendalikan kapalnya hingga terlipat dan terseret ke bawah tongkang. Akibat kejadian itu, 4 orang berhasil selamat dan 3 orang tenggelam.

Penulis : Koko
Editor : Oen

Share