Jasad Pria yang Alami Epilepsi Saat Mandi di Sungai Mahakam Ditemukan Sejauh 1,86 Kilometer

MEDIABORNEO.NET, KUTAI KARTANEGARA – Sesosok jasad pria mengambang di tengah sungai Mahakam, sekitar wilayah Loa Janan Ulu sekitar pukul 10.30 Wita, Rabu (19/1/2022).

Oleh tim gabungan SAR yang memang telah melakukan operasi pencarian hari ke 3 atas seorang pria bernama Poniran (39), warga Ulah Nanga, Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan, Kukar memastikan bahwa jasad yang mengapung di sungai tersebut adalah orang yang mereka cari-cari, setelah dilaporkan jatuh dan tenggelam saat mandi dari atas kapal kayu yang sedang bertambat di sungai Mahakam, wilayah Loa Janan Ulu pada Senin (17/1/2022).

Diketahuinya bahwa jasad mengapung tersebut adalah Poniran, setelah tim gabungan SAR melakukan evakuasi jasad korban.

Selanjutnya, jasad korban dimasukkan ke dalam kantong mayat khusus berwarna hitam. Kemudian dibawa menuju ke rumah duka, dengan menggunakan ambulance.

Informasi yang diterima Mediaborneo.net dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Unit Siaga SAR Samarinda, tim gabungan SAR menemukan korban Poniran dalam keadaan meninggal dunia. Jasadnya terbawa arus hingga sejauh 1,86 kilometer dari lokasi kejadian.

“Pukul 10.30 Wita, Rabu hari ini, tim SAR gabungan menemukan korban tenggelam Loa Janan dalam keadaan meninggal dunia, sejauh 1,86 kilometer dari lokasi kejadian,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kaltim Melkianus Kotta.

Selanjutnya, dengan ditemukannya korban Poniran, operasi pencarian dinyatakan ditutup. Seluruh unsur SAR gabungan dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Sebelumnya diberitakan, pada Senin (17/1/2022) korban mandi di sungai Mahakam. Saat itu Poniran berada di atas kapal kayu, tiba-tiba tubuhnya kejang-kejang, jatuh dan tenggelam ke sungai Mahakam. Diduga, sebelum kejadian penyakit epilepsi korban kambuh.

Penulis : Koko
Editor : M Jay

Share