MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Maswedi angkat suara terkait keluhan siswa dan guru mengenai belum adanya perpustakaan sekolah di SMP Negeri 44 Samarinda.

Maswedi sendiri mengaku prihatin masih adanya sekolah yang belum memiliki perpustakaan. Karena dia menilai, keberadaan perpustakaan akan sangat membawa manfaat bagi siswa dan guru.

“Sebenarnya sangat disayangkan jika masih ada sekolah yang belum memiliki perpustakaan. Padahal perpustakaan ini menjadi hal yang sangat penting bagi siswa, ” katanya.

Untuk diketahui, SMP Negeri 44 Samarinda yang berada di Jalan Gotong Royong, Simpang Pasir, Palaran sejak awal dibangun hingga saat ini belum memiliki perpustakaan sekolah. Padahal, Dinas Pendidikan Samarinda dan Anggota DPRD Samarinda telah beberapa kali melakukan peninjauan lokasi sekolah, dan dijanjikan untuk dibangunkan perpustakaan. Pihak sekolah sendiri dengan anggaran yang ada akhirnya membuat pojok baca.

“Kami sangat mengharapkan bahwa Dinas Pendidikan atau OPD terkait dapat membantu pembangunan perpustakaan sekolah. Tidak hanya untuk sekolah SMP Negeri 44, tetapi sekolah lain yang belum memiliki perpustakaan juga mendapat perhatian, ” ujarnya.

Dikatakannya, dalam hal ini, peran pihak swasta juga diharapkan untuk dapat membantu pembangunan perpustakaan sekolah melalui dana CSR. Karena kata dia, perusahaan-perusahaan memiliki kewajiban untuk menyalurkan CSR di lingkungan sekitar lokasi usahanya.

“Kami juga berharap, bahwa bukan hanya dari Dinas saja, tetapi juga dana dari CSR. Karena CSR ini bisa ikut membantu pembangunan perpustakaan sekolah. Bagaimanapun pelajar kita sangat membutuhkan perpustakaan untuk menambah pengetahuan, sehingga mereka kaya akan sumber ilmu pengetahuan dan menjadi sumber daya manusia yang cerdas,” pungkasnya. (Adv DPK Kaltim/Koko/M Jay)

Share
Don`t copy text!