MEDIABORNEO.NET, KUTAI KARTANEGARA – Kerabat Mursalin, warga Sungai Rugaya RT 09, Desa Ranu Baru, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara panik setelah mengetahui pria berusia 69 tahun tersebut tak kunjung pulang, setelah mencari ikan di bendungan air di Sungai Rugaya sejak Sabtu sore kemarin.

Karena hingga hari ini Mursalin tak kunjung pulang ke rumahnya, akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian itu kepada Basarnas Kaltim, Senin 14 Maret 2022.

Informasi kronologis kejadian, pada Sabtu pagi kemarin, Mursalin pamit untuk melakukan aktifitasnya mencari ikan di bendungan Sungai Rugaya.

Aktivitas pria yang memasuki masa senja ini berjalan seperti biasanya. Siang harinya, dia kembali ke rumah untuk beristirahat.

Beberapa jam beristirahat, Mursalin kembali pamit pada keluarganya untuk mencari Ikan di lokasi yang sama.

Menjelang sore, pihak keluarga mulai khawatir. Karena hingga pukul 15.39 Wita, Mursalin tak kunjung pulang. Padahal biasanya dia selalu sudah berada di rumah sebelum sore hari.

Khawatir dan panik, pihak keluarga langsung mencari keberadaan Mursalin di bendungan. Namun saat itu, dari bendungan tak tampak seorangpun.

Salah seorang anak Mursalin hanya menemukan baju kaos yang terakhir digunakan korban tergantung di bendungan air.

“Informasi kejadian kami terima pukul 09.15 Wita pagi ini, adanya kondisi membahayakan manusia yang hilang di sungai Rugaya. Saat ini tim kami telah bergerak ke lokasi untuk bergabung dengan unsur SAR lainnya di lapangan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Melkianus Kotta.

Dalam proses pencarian ini, unsur SAR yang terlibat berasal dari Unit Siaga SAR Samarinda, Pol Air, TNI AL Anggana, relawan, masyarakat dan pihak keluarga.

Penulis : Koko
Editor : M Jay

Share
Don`t copy text!