MEDIABORNEO.NET, BERAU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau memiliki Pustakawan yang terbaik. Salah satu diantaranya adalah Pustakawan Ahli Muda Titia Rani Tyas Dita.

Bukan main-main, diantaran ribuan Pustakawan yang ada di Kaltim, dia memiliki prestasi terpilih sebagai satu-satunya kandidat Pustakawan dari Provinsi Kalimantan Timur dalam kegiatan pembekalan Master Trainer pada kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), yang dilaksanakan oleh Perpustakaan Nasional RI di Jakarta, pada tanggal 13 hingga 16 Maret 2023 kemarin.

“Alhamdulillah, tahun ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Berau terpilih dan saya terpilih sebagai satu-satunya kandidat Master Trainer dari Provinsi Kaltim dalam kegiatan TPBIS,” katanya, saat dihubungi Selasa (14/3/2023).

Dikonfirmasi Mediaborneo.net, Titia Rani Tyas Dita menjelaskan, kegiatan TPBIS dilaksanakan Perpustakaan Nasional RI sejak tahun 2018 lalu, dengan tujuan memperkuat peran perpustakaan umum dalam penguatan budaya literasi. Dimana, secara empiris, kegiatan TPBIS telah memberikan dampak dalam peningkatan ekonomi dan kesejahtraan masyarakat.

Dikatakannya, upaya tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Kemudian Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah sebagai tindaklanjut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Perpustakaan, lanjut dia, ditetapkan sebagai urusan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar untuk menyediakan layanan yang sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, serta kebutuhan masyarakat untuk mewujudkan masyarakat unggul.

“Ini sebagaimana prioritas bapak Presiden Jokowi dalam RPJMN 2020-2024, bahwa salah satu kegiatan prioritas nasional adalah penguatan budaya literasi untuk mewujudkan masyarakat berpengetahuan, inovatif, kreatif dan berkarakter,” tutupnya. (Adv DPK Kaltim/Oen/M Jay)

Don`t copy text!