MEDIABORNEO.NET, BANDUNG – Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setprov Kaltim melaksanakan studi tiru ke Biro Adpim Setprov Jawa Barat (Jabar) di Kantor Gubernur Jabar, Gedung Sate, Jumat (17/3/2023).

Studi tiru dilaksanakan dalam rangka menyukseskan dan mendukung program kerja di lingkungan Biro Adpim Setprov Kaltim, terutama dalam pelayanan masyarakat, khususnya pimpinan di lingkungan Pemprov Kaltim.

Rombongan dipimpin Kepala Bagian (Kabag) Keprotokolan Wildan Taufik mewakili Kepala Biro Adpim Setprov Kaltim Hj Syarifah Alawiyah, didampingi Kabag Materi Komunikasi Pimpinan (MKP) Sri Rezeki Maretha dan sejumlah Sub Koordinator di Bagian MKP dan Keprotokolan. Mereka diterima langsung Kepala Biro Adpim Setprov Jabar Adi Komar.

Wildan Taufik mengharapkan, melalui kegiatan studi tiru ini dapat memberikan motivasi dan menambah wawasan serta pengetahuan seluruh staf maupun tingkat pimpinan di lingkungan Biro Adpim Setprov Kaltim.

“Terima kasih atas penerimaan dari Pemprov Jabar, khususnya Biro Adpim Setprov Jabar saat ini. Kami berharap, ada masukkan dan dapat dicontoh, sehingga dapat diimplementasikan di Biro Adpim Kaltim,” ujarnya.

Dia menilai, studi tiru ke Pemprov Jabar sangat penting, karena selain memiliki berbagai program kerja yang padat, namun mampu membranding pimpinan.

“Semoga kami betul-betul bisa menerima informasi yang sangat bermanfaat di Biro Adpim Jabar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Biro Adpim Setprov Jabar Adi Komar menyebut, pihaknya mendukung program kerja yang mengutamakan budaya kerja, yakni dilaksanakan dalam setiap sub koordinator sesuai uraian tugas masing-masing. Adpim lanjut dia, mampu mengangkat isu sosial dan politik maupun program strategis Gubernur dan Wagub Jabar.

“Intinya adalah kolaborasi, komunikasi dengan berbagai pihak. Artinya Adpim mengambil peran visi dan misi Gubernur dan Wagub,” terangnya.

Bukan hanya itu, hingga ke lingkungan masyarakat maupun tokoh masyarakat dan pedagang kecil pun menjadi bagian penting Biro Adpim untuk mengetahuinya. Kerja utamanya adalah bagaimana membangun wibawa pimpinan di masyarakat.

“Artinya, kerja Biro Adpim bagaimana membuat senyum pimpinan dapat diterima masyarakat. Itu yang diutamakan,” katanya.

Sementara, Kabag Protokol Jabar Bayu Umbara mengatakan, staf Keprotokolan harus multitalent. Di Protokol Jabar, terdapat enam pelaksanaan acara dan tujuh analisa dan evaluasi.

“Materi pimpinan protokoler wajib tahu. Bahkan, untuk mendukung itu, analisa evaluasi setiap bulan dilakukan. Terutama mendalami isu penting di daerah, protokol wajib tahu,” imbuhnya.

Penulis : M Jay

Don`t copy text!