MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kaltim menggelar diskusi terkait pemenangan Pileg, Pilkada dan Pilpres 2024 di ballroom Hotel Aston Samarinda lantai 17, Sabtu malam (11/12/2021).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) partai Golkar, Zainudin Amali yang memberikan arahan-arahan kepada seluruh kader berlambang pohon beringin tersebut untuk mempersiapkan, sekaligus memanaskan “mesin” politik jelang pemilu 2024 mendatang.

Hadir pula, Ketua DPD Partai Golkar Kaltim Rudi Mas’ud, Pengurus DPD Partai Golkar Kaltim, Ketua Harian, Sekretaris, Bendahara, Wakil dan Ketua Bidang Organisasi dan seluruh kader partai Golkar Kaltim, baik yang berada di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Ketua Bappilu partai Golkar Zainudin Amali mengatakan, Airlangga Hartarto merupakan sosok pemimpin partai yang luar biasa. Dia menilai, dengan tugas yang diemban Airlangga Hartarto saat ini yang diantaranya adalah penanganan COVID-19, Airlangga Hartarto juga berupaya “menggenjot” perekonomian Indonesia, di tengah-tengah kondisi bangsa yang masih berada dalam masa pandemi.

Untuk itu kata dia, seluruh kader partai Golkar wajib menyampaikan apa yang telah dilaksanakan oleh Airlangga Hartarto untuk masyarakat, bangsa dan negara ini.

“Sebagai pimpinan partai, luar biasa pekerjaan beliau. Beliau menangani COVID-19, beliau juga meningkatkan perekonomian. Ini hal-hal yang sangat positif yang dilakukan, ini perlu diinformasikan pada masyarakat dan itu menjadi tugas kita semua untuk menyampaikan apa yang telah dilakukan oleh pak Airlangga Hartarto. Itu yang sebenarnya kita mau dorong, supaya partai, kader-kader partai semua melakukan itu untuk meningkatkan popularitas,” ujarnya.

Terkait dengan adanya hasil survei yang dikeluarkan oleh Lembaga Analis dan Konsultan Sosial Politik Indonesia CISA terkait elektabilitas partai politik pemilu 2024, dimana Partai Golkar berada di posisi ketiga di bawah Demokrat dan PDIP, Zainudin Amali mengatakan, partai Golkar sudah terbiasa dengan hasil survei semacam itu. Namun demikian kata dia, sesuai fakta yang terjadi di lapangan, justru hasil survei yang banyak beredar tersebut berbeda.

“Untuk partai Golkar ini sudah terbiasa dengan seperti itu, tetapi hasilnya pasti berbeda. Bahkan di tahun 2004, banyak yang memperkirakan bahwa Golkar akan selesai, tetapi nyatanya Golkar pemenang pertama di tahun 2009 dan berikut-berikutnya. Jadi Golkar tidak perlu khawatir, karena Golkar kuat sampai tingkat desa dan kelurahan, kader yang tangguh dan kita punya Caleg (calon legislatif, red) yang kuat bertarung di Dapil (daerah pemilihan, red). Jadi, apapun yang ada sekarang tidak risau,” ujarnya.

“Untuk calon presiden, akan kita lihat nanti. Kan harus didukung oleh partai politik, kalau tidak ada partai politik yang mendukung, tidak mungkin menjadi Caleg. Oleh karena itu kita confidence. Kita sekarang mempunyai 14,78 persen hasil pemilu legislatif 2019. Modal ini tentunya mempermudah kita untuk mengajak partai lain untuk bersama-sama kita. Itu yang membuat kita confidence. Oleh karena itu, kita minta oleh seluruh kader untuk mendorong dan meningkatkan popularitas dan elektabilitas,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPD Partai Golkar Kaltim Rudi Mas’ud menegaskan bahwa pihaknya siap untuk melaksanakan instruksi yang disampaikan oleh Ketua Bappilu Golkar untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas Airlangga Hartarto.

“Popularitas itu jelas. Mulai akhir Desember, paling lambat awal Desember, mesin partai akan bergerak di semua 10 kabupaten/kota di Kaltim,” tegasnya.

Penulis : Koko
Editor   : M Jay

Don`t copy text!