MEDIABORNEO.NET, KUTIM – Semakin mendekatinya pelaksanaan pesta demokrasi Pemilu 2024, pemerintah telah mengeluarkan perintahnya untuk bersikap netral pada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Termasuk kepada seluruh perangkat desa.

Sehingga, untuk mewujudkan netralitas perangkat desa jelang Pemilu serentak 2024, komitmen dalam menjaga integritas perlu dibuat, baik Kepala Desa (Kades) dan Lurah di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kabupaten Kutim, Yuriansyah.

Dikatakannya, posisi Kepala Desa memiliki peranan penting untuk menyukseskan berjalannya pesta demokrasi.

Dia berharap, seluruh Kades dapat menempatkan diri dan bisa bersikap netral, agar saat proses pemilihan berlangsung kondusif.

“Komitmen ini sudah ditunjukkan dengan adanya pembacaan dan penandatangan komitmen dan fakta integeritas, yang sudah dilakukan oleh seluruh Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Kutai Timur,” kata Yuriansyah.

Kata dia, Kades dan Lurah yang berasal dari 139 desa dan dua kelurahan, akan terus menjaga komitmen yang sudah diucapkan untuk membantu mewujudkan Pemilu serentak tahun 2024 dengan jujur, adil dan demokratis.

Kepala Kesbangpol Kutim Basuni mengatakan, penandatanganan fakta integeritas oleh seluruh Kepala Desa/Lurah se-Kutim, menjadi rangkaian kegiatan untuk menjaga sikap netralitas aparat pemerintah jelang Pemilu 2024 mendatang.

“Kepala Desa menjadi salah satu unsur, yang kita fokuskan untuk terus diberikan pengetahuan secara menyeluruh dalam upaya menjaga netralitas Pemilu 2024,” tandasnya. (Oen/Adv)

Don`t copy text!