MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Pengelolaan perpustakaan sekolah milik SMPN 22 Samarinda semakin baik, sehingga tak salah jika mengantongi akreditasi dengan predikat B.

Kepala Perpustakaan SMPN 22 Samarinda, Ana Dwinaya mengatakan, akreditasi perpustakaan sekolahnya baru dilakukan pada Maret 2023 lalu, dengan predikat B. Dengan predikat tersebut, kata dia, perpustakaan sekolahnya akan semakin meningkatkan pelayanan, khususnya pada siswa, guru dan staf sekolah.

Dikatakannya, perpustakaan SMPN 22 Samarinda dikelola pustakawan yang memang memiliki ilmu keperpustakaan sejak tahun 1994 silam. Bahkan saat itu perpustakaan juga sudah melakukan entry database. Terlebih pasca penerapan aplikasi INLISLite membuat pengelolaan koleksi buku menjadi lebih mudah.

“Dengan menggunakan aplikasi INLISLite kami sangat terbantu, tidak ada hambatan. Saat ini baru lebel ulang buku-buku yang ada dengan target 100 buku dalam sehari,” ucapnya, Rabu (17/5/2023).

Menurut dia, target pembenahan perpustakaan diharapkan bisa terwujud sebelum tahun ajaran baru, sehingga begitu masuk tahun ajaran baru, perpustakaan sekolah juga siap.

“DPK Kaltim turut membantu pengadaan koleksi buku perpustakaan sekolah melalui hibah buku, Juga DPK membantu dalam proses peningkatan sarana dan fasilitas serta peningkatan kemampuan sumber daya pengelola perpustakaan melalui pembinaan, ” katanya.

Ana menyebut, perpustakaan sekolahnya memiliki koleksi pustaka sebanyak 1.620 judul, dengan jumlah eksemplar 17.869buku. Terdiri dari buku teks 91 judul atau sebanyak 16.324 eksemplar, buku 244 judul atau 260 eksemplar, buku non fiksi 771 judul atau 771 Eksemplar, buku referensi 514 judul atau 514 eksemplar.

Sementara itu, keanggotaan perpustakaan, SMPN 22 menerapkan sistem otomatis dengan mengeluarkan kartu anggota tersendiri bagi setiap siswa baru.

“Keanggotaan siswa semua otomatis menjadi anggota perpustakaan sekolah, termasuk guru-guru yang ada, “tandasnya. (Adv DPK Kaltim/M Jay)

Don`t copy text!