MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Tidak hanya berfokus tingkatkan prestasi di bidang olahraga, Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim Bahri mengungkapkan, pihaknya mendorong pemuda dan pemudi untuk menjadi pribadi baik dan peduli dari sisi rohani.

Hal ini dibuktikan Dispora Kaltim, melalui pelatihan Fardu Kifayah, yang menitikberatkan fokus di bidang kerohanian.

Namun demikian, ia menjelaskan, pelatihan Fardhu Kifayah bukanlah hal yang baru. Program tersebut telah secara rutin dilaksanakan tiap tahunnya di kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.

“Program pelatihan Fardhu Kifayah ini khusus pemuda, supaya mereka memahami dasarnya dan siap membantu jika ada orang meninggal di sekitar mereka,” ujar Bahri.

Dijelaskan bahri, mengurus jenazah adalah Fardhu Kifayah, yang berarti sebagian dari umat Islam diwajibkan memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk merawat jenazah sesuai dengan syariat Islam, termasuk memandikan, mengkafani, mensholatkan, dan menguburkannya.

Pelatihan ini ditujukan Dispora Kaltim untuk pemuda karena materi terkait fardhu kifayah biasanya hanya diminati oleh orang yang berusia 50 tahun ke atas.

“Karena itu penting untuk diingat bahwa fardhu kifayah berlaku untuk semua usia,” tegasnya.

Ia menaruh harapan besar agar pemuda dapat memberikan manfaat di wilayah sekitarnya, salah satu perwujudannya adalah dengan membantu dalam pengurusan jenazah.

“Jadi jika ada keluarga yang mengalami kehilangan, para pemuda ini dapat menjalankan kewajiban fardhu kifayah dengan baik,” tutupnya. (Lis/M. Jay/Adv/Dispora Kaltim)

Share
Don`t copy text!