MEDIABORNEO.NET, BALIKPAPAN – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim HM Agus Hari Kusuma membuka kegiatan Peparprov Kaltim ke IV, yang digelar di gedung BSSC, Dome Balikpapan, Rabu (15/11/2023).

Dalam sambutannya, HM Agus Hari Kesuma berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan ini akan menjadi wadah untuk mencari bibit unggul atlet-atlet berbakat Kaltim, sekaligus juga menjadi ajang seleksi atlet untuk mengikuti event yang dilaksanakan di tingkat yang lebih tinggi.

“Pelaksanaan Peparprov ke IV ini menjadi ajang seleksi bagi atlet paralympic untuk bisa berprestasi dan bisa mewakili Kaltim pada ajang nasional di Medan dan Aceh pada tahun 2024 mendatang, ” ucapnya.

Sementara itu, dalam pertandingan berjalan, kontingen Balikpapan berhasil mendominasi lima cabang olahraga (Cabor) dalam Pekan Paralympic Provinsi Kaltim (Peparprov) IV yang digelar di sejak tanggal 15 hingga 20 November 2023 tersebut. Sehingga Balikpapan menempati posisi teratas dalam perolehan medali emas.

Ketua National Paralympic Comitee Indonesia (NPCI) Provinsi Kaltim Suharyanto mengatakan, paralympic Kota Balikpapan mendominasi cabang para-atletik, para-renang, angkat besi, menembak dan bulutangkis.

Dirinya mengapresiasi antusiasme para atlet dari kabupaten/kota di Kaltim yang berlaga di paralimpiade yang berlaga pada Peparprov 2023.

NPCI Kaltim berharap, kontingen Benua Etam mampu naik peringkat pada capaian tahun depan, yakni dari peringkat sebelumnya di nomor 15.

Atlet-atlet paralimpiade (paralympic) Kaltim yang terpilih ini juga tidak boleh berpuas diri, karena akan mewakili provinsi dalam Peparnas 2024 di Medan.

Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar seleksi lagi, sehingga pihaknya akan melakukan pemusatan pelatihan selama enam bulan sebelum Peparnas.

Peparprov Kaltim IV tahun 2023 diikuti sembilan kontingen, yakni tuan rumah Balikpapan, kemudian Samarinda, Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kutai Barat, Penajam Paser Utara, Paser, dan Berau.

Panitia Peparprov Kaltim menyediakan 582 emas yang diperebutkan 486 atlet dari 13 cabang olahraga, antara lain bola boccia, goal ball, bulutangkis, angkat besi, catur, atletik, renang, tenis meja, dan menembak.

Dalam Peparprov ini, kontingen Kota Balikpapan merebut 106 medali emas, 72 perak dan 38 perunggu, sekaligus menempati perolehan tertinggi sementara medali hingga hari keempat Pekan Paralimpiade Provinsi Kaltim 2023.

“Kami berharap dapat menjaring atlet-atlet yang berpotensi untuk ikut Peparnas 2024. Atlet yang terpilih akan ikut pemusatan latihan sekira enam bulan,” kata Suharyanto.

Sementara, kontingen Kutai Kartanegara menempati posisi kedua sementara dengan perolehan 40 emas, 49 perak, dan 29 perunggu, diikuti kontingen Kota Samarinda pada posisi tiga sementara dengan 32 emas, 46 perak dan 21 perunggu. (Oen/M.jay/Adv/Dispora Kaltim)

Don`t copy text!